Bertempat di Kampus Pusdiklatwas BPKP Ciawi, Bogor, diklat ini dirancang untuk membekali para auditor internal pemerintah dengan metodologi pengawasan modern yang lebih efisien dan tepat sasaran.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah mengubah paradigma audit konvensional menjadi audit yang lebih strategis. Dengan pendekatan berbasis risiko, para auditor diharapkan mampu menyusun rencana pengawasan yang selaras dengan peta risiko instansi masing-masing.
"Audit kini tidak lagi sekadar memeriksa administratif, tetapi harus lebih fokus pada area yang memiliki risiko tinggi. Hal ini memastikan bahwa sumber daya pengawasan yang terbatas dapat memberikan dampak perbaikan yang maksimal," ungkap salah satu narasumber.
Materi diklat disusun secara sistematis, mencakup seluruh siklus audit mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga penyusunan laporan hasil audit. Untuk memastikan pemahaman peserta, proses pembelajaran didominasi oleh:
Diskusi Kelompok: Membedah kasus-kasus nyata di lapangan.
Praktik Mandiri: Simulasi penyusunan kertas kerja audit berbasis risiko.
Seluruh rangkaian materi disampaikan langsung oleh para Widyaiswara ahli dari BPKP Pusat, yang membawa pengalaman praktis dan standar pengawasan nasional terkini.
Dengan berakhirnya diklat ini, diharapkan para peserta dari Inspektorat Daerah dan Provinsi dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mendorong peningkatan kinerja dan integritas di lingkungan pemerintah daerah masing-masing.
Evaluasi RB Tematik TW I dan TW II Tahun 2026
Inspektorat Daerah Purworejo Serahkan Naskah Hasil Pengawasan SPM Kesehatan dan Program Strategis Nasional JKN
Entry Meeting Evaluasi IEPK Tahun 2026 oleh BPKP Perwakilan DIY
Pendampingan Program Strategis Nasional Pertumbuhan Ekonomi pada Kemudahan Perizinan Semester I Tahun 2026
VERIFIKASI PELAPORAN SPM MELALUI SISTEM PELAPORAN E-SPM PADA BIDANG TRANTIBUMLINMAS TRIWULAN II TAHUN 2026
Inspektorat Daerah Kabupaten Purworejo Melaksanakan Verifikasi Pelaporan SPM Triwulan II Tahun 2026